Ketua
Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas)
Senkom Mitra Polri tahun 2018 yang digelar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta
Timur, pada 5-6 Desember 2018.
"Perhelatan
akbar Senkom Mitra Polri
kali ini bebarengan dengan agenda bangsa, yaitu Pemilu Legeslatif
(Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 – 2024. Dan diikuti
sekitar 2.000 orang dari perwakilan kabupaten dan kota se-Indonesia
serta Undangan,"
“Rakernas secara umum berlangsung
lancar dan semarak. Peserta yang hadir mewakili dari 34 Pengprov
se-Indonesia, terdiri dari 400-an kabupaten/kota serta ditambah para
undangan. Sedangkan untuk Wilayah Jawa Timur sendiri ada 29 kabupaten dan 9 kota,
Dalam Rakernas ini, PP Senkom mengangkat tema: “Senkom Untuk NKRI: 14
Tahun Senkom Mitra Polri; Pemberdayaan, Partisipasi, dan Penguatan
Kapasitas”. Tema ini relevan dengan kondisi bangsa selaras dengan usia
dan kemampuan Senkom dalam sumbangsihnya kepada masyarakat, bangsa dan
negara, “Senkom dalam pengabdiannya kepada NKRI terbagi dalam tiga
cluster, Kamtibmas, Kebencanaan, dan Bela Negara,
Sementara itu dalam sambutannya, Kakor Binmas Baharkam Polri, Irjen
Pol H. Arkian Lubis menyatakan kekagumannya atas Rakernas Senkom. Ia
tahu benar kiprah Senkom dalam membantu kepolisian hingga di
pelosok-pelosok pedesaan.
“Saya meminta kepada para anggota
Senkom untuk bekerja sama dan berkoordinasi dengan kepolisian dan
badan-badan terkait medan operasi Senkom,” ujar Arkian. Senkom bagi
kepolisian merupakan mitra strategis kepolisian dalam menjaga Kamtibmas.
Menurutnya UU Kepolisian mengatur untuk memelihara Kamtibmas, polisi
dibantu salah satunya oleh pengamanan swakarsa (Pamswakarsa).
Menurutnya, pamswakarsa lahir dari masyarakat dalam bentuk ormas,
“Senkom dengan seragamnya, sudah menunjukkan merupakan personil yang
terlatih, dilantik, sekaligus dikukuhkan. Kami bekerja sama dengan
Senkom, mencegah potensi gangguan keamanan, agar tak menjadi gangguan
atau gangguan nyata,” pungkas Arkian.
Arkian meminta Senkom
mengembangkan jaringannya hingga ke tingkat paling bawah, Rukun Tetangga
(RT). Senkom merupakan bagian pemolisian masyarakat, yang bekerja sama
dengan Polri mengatasi ancaman berupa radikalisme dan narkoba – yang
saat ini menjadi ancaman kamtibmas yang utama.
Arkian menyebut
dalam sejarah Senkom, kepolisian telah melibatkan Senkom dalam Operasi
Ketupat dan Operasi Lilin, “Kami menyadari, personil kepolisian
jumlahnya terbatas untuk melaksanakan tugasnya di seluruh wilayah
Indonesia, Senkom merupakan mitra strategis kepolisian di seluruh tanah
air,” pungkasnya