Selasa, 23 Juli 2013

MOU dengan SATPOL PP

      
Hari senin, tanggal 23/07/2013, pagi tadi, pukul 09.00 wib, Senkom mitra polri Kab. Malang
Menjalin kerjasama berupa MOU dengan SATPOL PP Kab.Malang.

Bersama-sama kami pengurus harian, dari Ketua,Wakil, Sekretaris serta Bendahara, lengkap kurang lebih 12 personil, serta beliaunya Rama 9.1A juga mendampingi kami.
Disambut oleh KASAT POL PP, Drs Edy Muljono, MM.

Apresiasi serta penghargaan yang tinggi beliau sampaikan, mengingat dengan giat-giat kami jajaran Senkom Kab. Malang, sebelum dan atau tidak ada MOU pun kami tetap selalu membantu informasi / andil dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif.

“Saya senang sekali, karena rekan2 Senkom…,kalo boleh sy sebut dalam bahasa jawanya “nguwongno”, seperti terlihat ketika kami undang dalam HUT Satpol PP dan Linmas kemarin, wow luar biasa, tidak saya kira, ternyata bisa hadir sekitar 2 peleton ya.., betul lo itu, saya tidak menyangka demikian…”. Disela-sela pemaparan profil serta kegiatan2. (p.choi)















Minggu, 21 Juli 2013

Kenangan RPU

Suka senang pemindahan RPU,
nambahi kompak, rukun karo kebersamaan..      

Setelah musyawarah tiga sektor malang raya, untuk lebih memaksimalkan jangkauan dan perangkat RPU induk malang raya, maka RPU Anjasmoro di turunkan, dan rencana di pindah ke ngadas , lingkar gunung bromo. Malam itu juga, selesai musy, pukul 22.00, di sertai pekatnya kabut malam, serta suhu yang dingin banget, siap laksanakan tugas, meluncur ke 10.2 RPU Anjasmoro di kota apel batu. Kami bertiga 08.04B (p.agus ac), 32.09 (p.nasta'in).
Tahap pertama, tanggal 2 Juni 2013.....>>> melepas perangkat selain antena ( ht,rig, ps ) serta perangkat2 cadangan/emergensi yang berada di rembang 09. Alhmdulillah berjalan lancar aman namun kedinginan......hu...hu...hi...hu.....
namun tetap lanjut........bongkar...dan kemas langsung di mobil.
 




Tahap kedua, .....lha ini, kapan iki.....wayahe melepas antenanya......iyo yo..kapan yo..embuh wis.gak ero..
Barulah tanggal 9 Juni 2013......rekan sepakat ......ayo...semangat-semangat.....begitulah mungkin benak di saudara2 kami.....oke lah kalo begitu......berangkat......
wah mendung ni.....,,,iya di sana tadi sudah hujan.....iya ini di tkp rpu juga mulai gerimis..........wa..h gimana?!
lha wong isih udan banyu ae ...insya gak majalah......maju....munggah.....terus....
bersama 9 personil yg gabung saat itu, pas dino minggu...nomor siji ; p.choi.(02C)..ele'an iki jenenge disebut pertama,,(ya iyalah yg nulis,,kuoso taiye..), mbah rombenk (R9.1A), p.bimo(08.01), p.bravo(32.01), p.ghofur(33.02A), p.soder(08.09), p.ta'in(32.09), p.aji(08.05.1), p.pentol(08.12), p.markucel(32.03).


 













 

wis.....mari...mudun kabeh .......iya capek deh.....tp luego begito.....
kari istirahat sejenak....sholat ....makan........nyaem...nyem......nyaem...
ok..dulur2....monggo kita ke rembang saya,,.istirahat, koordinasi lagi sambil minum kopi..plus makan berat....sahut p.bravo...alias komandan batu..  uih.....sip iku...ayo wis ndang meluncur santap...
dari tkp rpu, rembang p.bravo kurang luwih 400 meteran.(choi).

-------------------------bersambung--------------------------------------wis bengi----------

Kamis, 18 Juli 2013

Seputar Informasi SIM Nasional



Usia Pemohon SIM
1. Kendaraan Pribadi
          17 Tahun untuk golongan SIM A, C, D.          20 Tahun untuk golongan SIM BI.          21 Tahun untuk golongan SIM BII.
2. Kendaraan Umum
          20 Tahun untuk golongan SIM A Umum.          22 Tahun untuk golongan SIM BI Umum.          23 Tahun untuk golongan SIM BII Umum.


- PERSYARATAN SIM
1. Baru :
        Memenuhi usia yang ditentukan.         KTP.        Surat keterangan sehat dari dokter.        Lulus Ujian.
2. Perpanjangan :
       SIM Lama (asli).       KTP (asli).       Mengisi formulir yang disediakan petugas.
3. Peningkatan SIM:
       Memenuhi batas umur yang ditentukan.       SIM yang akan ditingkatkan sudah berumur 1 tahun.       Melampirkan KTP & SIM yang akan ditingkatkan.


Sumber : Divisi Humas Mabes Polri

5 Kebijakan Kapolda Jatim


Rabu, 26 Juni 2013

Pengukuhan Dan Pelatihan Senkom Provinsi Jawa Timur




                                                                               Kasat Binmas Polres dan Polresta se Jatim

Senkom.or.id | Surabaya - Pengukuhan pengurus Provinsi Jatim masa bhakti 2013 – 2018 dilaksanakan tadi pagi (25/6) di Gedung Mahameru Polda Jatim, Jl. A. Yani Surabaya diikuti sekitar 200 peserta terdiri dari pejabat utama Polda Jatim,  Kasat Binmas Polres dan Polresta se Jatim, semua pengurus Provinsi Jatim yang terpilih pada Musda II, ketua dan sekretaris Senkom Kab/kota se Jatim beserta pembina.

Hadir Juga Pembina Senkom Mitra Polri Pusat Brigjen Pol (Purn) Imam Widoyono dan Ketua Umum Senkom Mitra Polri H. Mohammad Sirot, SH, SIP. untuk mengukuhkan pengurus Senkom Provinsi Jatim.

Pengukuhan sekaligus pelatihan yang dibuka secara resmi oleh Binmas Polda Jatim Dra. Pudji Astuti, MM mewakili Kapolda Jatim Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono, merupakan lanjutan dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) II Senkom Provinsi Jatim yang menetapkan H. Semoga Jaya, MS, BcKU sebagai ketua.

Dalam sambutan tertulis Kapolda yang dibacakan Pudji Ástuti, peran masyarakat sebagai stakeholder dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat harus kembali diberdayakan dan ditingkatkan sehingga diharapkan setiap anggota Senkom Mitra Polri di seluruh Indonesia dapat melaksanakan peran dan fungsinya bersama masyarakat untuk membantu dan mensosialisasikan tugas dan kegiatan perpolisian agar tercipta situasi wilayah yang kondusif.

Sementara itu, ketua Umum Senkom Mitra Polri dalam sambutannya mengatakan, jumlah anggota Senkom kurang lebih 1,7 juta personil yang tersebar di seluruh wilayah RI menjadi bagian potensi yang penting dalam mengawal setiap program pemerintah, terutama menjadi mitra bagi Kepolisan dan TNI, juga mitra bagi lembaga pemerintah lainnya maupun mitra bagi masyarakat secara luas.

Personil Senkom Mitra Polri juga merupakan unsur Ratih (Rakyat Terlatih) dapat menjadi kekuatan cadangan bilamana negara membutuhkan.  Hal ini harus menjadi catatan penting bagi kita semua akan pentingnya elemen masyarakat yang rela membantu pemerintahan dari sisi kamtibmas, tambahnya.

Lebih lanjut Ketua Umum mengharapkan, Senkom di Provinsi Jatim bísa berperan membantu dalam rangkaian pilihan Gubernur Jatim, sebagaimana yang dilakukan Senkom di Papua dalam membantu permasalahan komunikasi pada Pilgub di Papua yang menjadi hambatan sebelumnya.

Pengukuhan yang dilanjutkan dengan pelatihan ini merupakan implementasi dari pelaksanaan pokok-pokok program kerja Senkom yang tujuannya adalah melaksanakan training of trainer untuk ditindaklanjuti di masing-masing kab/kota se Jawa Timur.

Senkom seJatim akan kami libatkan dalam pengamanan Pilgub Jatim, kata Pudji dalam penjelasannya saat wawancara dengan Senkom.or.id selesai pengukuhan, namun biaya operasional ditanggung Senkom sendiri secara mandiri, lanjutnya. (Yusuf)

www.senkom.or.id

Senin, 17 Juni 2013

Irjen Pol Unggung Cahyono Pimpin Polda Jatim

Senkom.or.id | Surabaya : Tongkat pimpinan tertinggi di Polda Jatim berganti, serah terima jabatan Kapolda Jatim, Jum’at (14/6) dari Irjen Pol Hadiatmoko kepada Irjen Pol Unggung Cahyono berlangsung khidmat dan sederhana di Mapolda Jatim.

Usai serah terima Irjen Pol Unggung Cahyono berjanji akan memimpin Polda Jatim dengan sikap anti korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan anti kekerasan.

Perwira tinggi dengan dua bintang dipundak tersebut  juga siap memberikan teladan dengan melayani anggota terlebih dahulu sebelum melayani masyarakat. “Saya siap memberi teladan dengan melayani anggota dengan baik sebelum melayani masyarakat. Saya siap menjadi konsultan semua anggota polisi dan kualitas kinerja dengan anti –KKN dan anti kekerasan” tegasnya usai acara pisah kenal di gedung Tribrata Mapolda Jatim.

Mantan Kepala Korps Brimob Polri tersebut menambahkan, pihaknya selaku junior juga akan meneruskan apa yang positif dari Irjen Pol Hadiatmoko, penanganan tindak kejahatan, saya akan memberikan prioritas pada atensi Kapolri yakni pidana korupsi, narkoba, konflik sosial, konflik komunal, terorisme, judi, illegal oil, dan kejahatan konvensional yang sering disebut 3-cu (curas, curat, curanmor)”, tegasnya.

Pihaknya juga akan bermitra dan bersinergi dengan segenap komponen masyarakat Jatim, dalam rangka menciptakan kamtibmas yang kondusif, saya mohon kerja sama semua pihak ulama, tokoh masyarakat, untuk bersinergi dengan Polri, imbuh mantan Kapolres Malang ini.

Terkait antensi mendesak  adalah konflik sosial dan konflik komunal yaitu PILKADA Jatim dan rencana kenaikan harga BBM bulan ini, maka dalam waktu dekat pihaknya akan bertemu dengan pertamina, mahasiswa dan masyarakat termasuk media.

Pihaknya juga menghimbau kepada anggota Polri harus tetap responsive dan professional dalam kerawanan sosial yang meresahkan masyarakat.kuncinya ada tiga, satu: Polri harus tetap bermitra dengan masyarakat, ujar mantan kapolres Sidoarjo tersebut.

Sementara itu mantan Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko mengaku senang bertugas di Polda Jatim karena kebersamaan dengan seluruh jajaran Polri, TNI, instansi terkait, masyarakat dan media masa mendukung situasi Jatim yang sangat kondusif.

Setelah bertugas selama satu tahun sebelas bulan di Polda Jatim, saya mohon maaf atas kesalahan saya dan almarhum istri saya”, kata mantan Wakabareskrim Mabes Polri, demikian yang ditulis radar Surabaya sabtu 15 /6 ( by; AM /sda-1)