Rabu, 13 Maret 2024

PP Senkom Gelar Webinar "Mitigasi Bencana "Meningkatkan Kemampuan Mitigasi Bencana"

 



        Selasa, 12 Maret 2024, sebuah webinar mengenai mitigasi bencana dengan tema "Meningkatkan Kemampuan Mitigasi Bencana" telah resmi dibuka oleh H Teteng Jumara. Acara tersebut mengundang tiga narasumber terkemuka untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka.

Salah satu narasumber yang diundang adalah Direktur Bina Potensi SAR Basarnas, Agus Haryono, S.S., MBA. Dalam presentasinya, Agus Haryono membahas tentang pentingnya membangun masyarakat tangguh dalam menghadapi bencana. Ia juga menegaskan pentingnya melibatkan stakeholder dari organisasi masyarakat (ormas) yang fokus pada SAR, karena penanggulangan bencana memerlukan kolaborasi yang luas.




"Dalam pemaparan saya, saya menggarisbawahi bahwa potensi kebencanaan harus dicegah seminimal mungkin, dan kesiapsiagaan dari potensi SAR sangatlah penting. Aksi penyelamatan korban harus dilakukan dengan cepat untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan," ungkap Agus Haryono.

Selain narasumber dari Basarnas, webinar ini juga dihadiri oleh Dr. Daryono, S.Si., M.Si, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG. Daryono menyoroti peningkatan jumlah gempa bumi di Indonesia dari tahun ke tahun. Dia menyebutkan bahwa Indonesia telah mengalami 507 gempa bumi merusak dan lebih dari 45 gempa mematikan sejak tahun 1820 hingga Juni 2023. Daryono juga memperingatkan tentang zona kekosongan gempa besar di zona megathrust yang perlu diwaspadai, serta potensi bahaya tsunami yang sering terjadi di Indonesia.




Narasumber terakhir dalam webinar ini adalah Dr. Muhamad Hidayat. M.I.Kom, seorang dosen, relawan kemanusiaan, dan peneliti yang memiliki keahlian di bidang komunikasi bencana dan perubahan iklim. Dr. Muhamad Hidayat, yang juga merupakan pengurus PP Senkom Mitra Polri, membagikan wawasannya tentang penanggulangan bencana.

Webinar ini diselenggarakan secara daring dari studio utama kantor PP Senkom Mitra Polri. Acara tersebut juga dihadiri oleh 12 pengurus bidang penanggulangan bencana dan SAR Sultoni Suryono, 




2 komentar: