Selasa, 01 Oktober 2013

DIKLAT KAMTIBMAS DAN BELA NEGARA


Senkom.or.id | Jombang -Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Sentra Komunikasi Mitra Polri (Senkom Polri) sebagai polmas (pepolisian masyarakat) menyatakan aksi terorisme sebagai musuh bersama. Polri juga meminta seluruh anggota Senkom meningkatkan peran dalam menginformasikan setiap gejala gangguan kamtibmas termasuk terorisme.Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Bina Masyarakat dan Badan Pemeliharaan Keamanan (Dirbimas Baharkam) Polri Brigjen Pol. Drs. Hengki Kaluara, dan Ketua umum Senkom Polri, HM Sirot SP, SIP di sela-sela kegiatan Diklat Kamtibmas dan Bela Negara Senkom Polri di Bumi Perkemahan Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, Jumat (20/9/2013).Bahkan Dirbinmas Baharkam Polri secara khusus meminta seluruh anggota Senkom untuk meningkatkan kewaspadaan dan perannya dalam menginformasikan setiap gejala gangguan kamtibmas. Termasuk di dalamnya terorisme yang kini sudah mulai melakukan penyerangan terhadap pertsonel Polri sebagai aparat penegak hukum.“Saya tahu betul dengan peran Senkom yang telah menggurita di seluruh Indonesia dalam perannya baik kamtibmas dan kebencanaan, bahwa Senkom menjadi polmas pionir yang saya percaya 100 persen, malah kalau ada 200 persen saya percaya 200 persen,  informasi dari Senkom itu akurat, pertahankan dan tingkatkan terus, jangan sampai terprovokasi pihak-pihak tak bertanggung jawab,” lanjutnya.



0 komentar:

Posting Komentar