Senin, 28 Oktober 2024

Ketua Senkom Kab. Malang Hadiri Puncak Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 di Polres Malang


Kamis, 26 September 2024 – Ketua Senkom Kabupaten Malang turut hadir dalam puncak peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang. Acara yang berlangsung meriah ini diadakan pada Kamis, 26 September 2024, di Swara Alam Kedung Pendaringan, Kepanjen, dan dihadiri oleh Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, sejumlah pejabat utama, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.

Dalam rangkaian acara ini, Satlantas Polres Malang menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati hari besar tersebut, antara lain:



  1. Olahraga Bersama
    Kegiatan olahraga bersama dibuka dengan penuh semangat, diikuti oleh seluruh peserta sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan meningkatkan kebugaran bersama.

  2. Syukuran
    Acara syukuran turut dihadiri oleh Kapolres Malang, pejabat utama, dan berbagai instansi terkait sebagai bentuk rasa syukur atas dedikasi jajaran kepolisian dalam melayani dan menjaga keselamatan lalu lintas di Kabupaten Malang.

  3. Pemberian Bantuan kepada UMKM Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
    Dalam momen spesial ini, bantuan untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diberikan kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi mereka yang terdampak.

  4. Penghargaan kepada Relawan Penjaga Perlintasan dan Supeltas
    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para relawan penjaga perlintasan kereta api dan sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) atas dedikasi mereka dalam menjaga kelancaran dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Malang.

Ketua Senkom Kabupaten Malang mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Satlantas Polres Malang dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. “Senkom Kabupaten Malang akan selalu mendukung upaya menjaga keselamatan lalu lintas serta memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam berbagai kegiatan sosial,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat kerja sama antara kepolisian, relawan, dan masyarakat dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di wilayah Kabupaten Malang.

Satu Peleton Personil Senkom Kab. Malang Hadiri Kegiatan Bersih Sungai Bersama Kodim 0818 di Desa Sukoraharjo, Kepanjen


Malang, 27 Oktober 2024 – Sebanyak satu peleton personil dari Senkom Kabupaten Malang menghadiri kegiatan bersih-bersih sungai yang digelar oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0818 di Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Acara yang berlangsung pada hari Minggu, 27 Oktober 2024 ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran Kodim dan personil Senkom, tetapi juga diikuti oleh unsur-unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Malang beserta civitas akademika, masyarakat peduli lingkungan, serta para relawan lainnya. Total sekitar 2000 peserta turut ambil bagian dalam acara gotong-royong ini.


Kegiatan bersih-bersih sungai ini merupakan bagian dari kampanye pelestarian lingkungan yang diinisiasi oleh Kodim 0818, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya aliran sungai yang seringkali tercemar oleh sampah.


Dandim 0818 menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk Senkom Kabupaten Malang, UIN Malang, dan masyarakat setempat. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk melakukan hal serupa,” ujarnya.



Senkom Kabupaten Malang menyatakan komitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. "Kehadiran kami di sini adalah bentuk nyata partisipasi kami dalam menjaga lingkungan hidup. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan serupa yang bisa kita ikuti bersama-sama," ungkap Sultoni ketua bidang penanggulangan bencana dan SAR Senkom Kab Malang.



Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta bergotong-royong membersihkan sampah di sepanjang aliran sungai di Desa Sukoraharjo. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, diakhiri dengan penyerahan apresiasi dari Kodim 0818 kepada para pihak yang terlibat atas kontribusi dan partisipasinya dalam kegiatan tersebut.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, masyarakat, dan lembaga-lembaga lain dapat terus terjalin dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Malang. 

Selasa, 03 September 2024

Ketua Senkom Jatim, Ir. Ma’un, M.T., Resmi Membuka Latihan SAR Water Rescue Senkom Malang Raya


Pantai Sendang Biru, Sumbermajing Wetan, Kabupaten Malang, menjadi saksi pelaksanaan latihan besar Senkom Mitra Polri Malang Raya dalam kegiatan SAR Water Rescue yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2024. Acara ini secara resmi dibuka oleh Ketua Senkom Mitra Polri Jawa Timur, Ir. Ma’un, M.T., yang turut memberikan arahan penting terkait keberhasilan organisasi dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Ir. Ma’un menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi, termasuk Senkom Mitra Polri, sangat bergantung pada beberapa faktor utama. "Kunci sukses berorganisasi melibatkan tiga aspek penting, yaitu kemauan yang kuat dalam melaksanakan organisasi, kemampuan manajemen yang baik, serta integritas dan kejujuran dalam setiap tindakan," jelasnya. Ia menegaskan bahwa dengan menjalankan ketiga prinsip tersebut, organisasi akan berjalan dengan baik dan lancar, serta mampu memenuhi harapan dan visi yang telah ditetapkan.


Pembukaan resmi kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh dari berbagai instansi terkait, seperti Kasatpolair Polres Malang, AKP Teguh Iman Sugiharto, S.H., Komandan Pos AL Sendang Biru, perwakilan dari Pantai Selatan Rescue (PSR), empat personel Basarnas Surabaya, serta Ketua Senkom Kabupaten Malang, Ketua Senkom Kota Malang, Ketua Senkom Kota Batu, dan pembina Senkom Malang Raya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana perairan di wilayah Malang Raya.


Kegiatan SAR Water Rescue yang dilaksanakan di Pantai Sendang Biru ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan keterampilan anggota Senkom Mitra Polri dalam penyelamatan di air. Latihan ini juga bertujuan untuk mempererat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat, khususnya di perairan. Peserta latihan diberikan materi-materi praktis seperti teknik penyelamatan korban tenggelam, metode evakuasi ke daratan dengan atau tanpa alat, serta pengenalan alat-alat yang digunakan dalam operasi SAR.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Senkom Jawa Timur, Ir. Ma’un, juga berkesempatan untuk mencoba langsung perahu karet yang digunakan oleh tim Senkom Mitra Polri SAR dalam operasi penyelamatan. Ia menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kemampuan teknis dan fasilitas yang dimiliki oleh tim Senkom, serta memberikan apresiasi atas dedikasi dan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai situasi darurat di perairan.


"Latihan seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis anggota, tetapi juga untuk membangun sinergi antar lembaga dalam operasi kemanusiaan," tambah Ir. Ma’un. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, agar kesiapsiagaan anggota Senkom dan instansi terkait selalu terjaga, terutama di wilayah pesisir yang rawan bencana.

Selama tiga hari pelaksanaan latihan, para peserta menghadapi berbagai skenario simulasi penyelamatan di air, di mana mereka harus beradaptasi dengan kondisi perairan Pantai Sendang Biru yang cukup menantang. Mulai dari teknik penyelamatan individu hingga penyelamatan massal, setiap skenario dirancang untuk mempersiapkan anggota Senkom dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

AKP Teguh Iman Sugiharto, S.H., yang juga turut memberikan arahan dalam kegiatan ini, menekankan pentingnya latihan seperti ini untuk meningkatkan keterampilan personel dalam melakukan penyelamatan di air. "Kesiapan dalam menghadapi kecelakaan di laut sangat penting, terutama bagi wilayah yang memiliki garis pantai panjang seperti Malang Raya. Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam menangani insiden di perairan," ujarnya.

Selain aspek teknis, pelatihan ini juga menjadi ajang bagi peserta untuk mengembangkan semangat kebersamaan dan koordinasi yang lebih baik antarinstansi. Sinergi antara Senkom Mitra Polri dengan TNI, Polri, Basarnas, dan berbagai instansi terkait lainnya dianggap sebagai faktor kunci dalam penanganan bencana perairan secara efektif.


Pantai Sendang Biru sendiri dipilih sebagai lokasi latihan karena kawasan ini sering kali menjadi lokasi aktivitas nelayan dan wisatawan. Dengan potensi kecelakaan yang cukup tinggi, Pantai Sendang Biru dianggap sebagai tempat yang ideal untuk menguji keterampilan penyelamatan di air dalam kondisi nyata.

Kegiatan SAR Water Rescue ini mendapat sambutan positif dari para peserta dan masyarakat sekitar. Mereka mengapresiasi inisiatif Senkom Mitra Polri dalam menyelenggarakan latihan penyelamatan di air yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir. Diharapkan, melalui kegiatan ini, Senkom Mitra Polri dan seluruh instansi terkait dapat semakin siap dalam menjalankan tugas penyelamatan dan membantu masyarakat dalam situasi darurat.

Dengan berakhirnya kegiatan pada 1 September 2024, Senkom Mitra Polri Malang Raya berhasil membuktikan komitmennya dalam menjaga keselamatan perairan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat pesisir. Semangat gotong royong dan sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan latihan ini, sekaligus menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan penyelamatan di masa depan.

Senkom Mitra Polri Malang Raya Gelar Pelatihan Water Rescue di Pantai Sendang Biru

 


Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana perairan dan kecelakaan laut, Senkom Mitra Polri Malang Raya menggelar kegiatan pelatihan penyelamatan di air (water rescue) yang berlangsung di Pantai Sendang Biru, Sumbermajing Wetan, Kabupaten Malang, pada Sabtu, 31 Agustus 2024. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali anggota Senkom dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam melakukan penyelamatan di perairan. Kasatpolairud Polres Malang, AKP Teguh Iman Sugiharto, S.H., yang memberikan materi penyelamatan khusus di laut.

Pelatihan ini diadakan dalam rangka menghadapi cuaca perairan laut yang sering kali tidak menentu, terutama di kawasan pesisir. Ketua Panitia, Khoirul Basnovie, menekankan pentingnya kewaspadaan bagi seluruh masyarakat pesisir, terutama para nelayan, dalam menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan risiko tinggi di laut. Selain mengikuti prakiraan cuaca dari BMKG, pelatihan ini juga memberikan bekal praktis bagi masyarakat dan personil Senkom dalam menghadapi situasi darurat di perairan.

AKP Teguh Iman Sugiharto menjelaskan pentingnya materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut. “Latihan ini memberikan dasar-dasar penyelamatan dan pertolongan di air. Kami mengajarkan bagaimana cara menolong orang tenggelam di laut, baik dengan alat maupun tanpa alat, serta cara evakuasi korban ke darat dengan aman,” ujarnya. Dalam pelatihan ini, para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai alat dan sarana penyelamatan yang digunakan dalam operasi water rescue, termasuk teknik-teknik dasar yang harus dikuasai dalam situasi darurat.



Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode simulasi langsung di air, sehingga peserta dapat merasakan pengalaman nyata dalam melakukan penyelamatan. Dari cara menolong korban tenggelam, teknik renang penyelamatan, hingga metode evakuasi ke daratan, semua dipraktekkan dengan cermat dan terarah. Peserta juga diajarkan bagaimana mengelola kondisi korban agar tetap stabil selama proses evakuasi.

“Kita berharap dengan banyaknya potensi masyarakat yang memiliki kemampuan penyelamatan di permukaan air, setiap musibah yang terjadi dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat,” tambah AKP Teguh. Pengetahuan dasar seperti ini diharapkan dapat mempercepat respon pertolongan ketika terjadi insiden di perairan, sehingga korban dapat terselamatkan dalam waktu yang cepat.

Senkom Mitra Polri menilai pelatihan ini sangat bermanfaat, tidak hanya bagi anggota yang terlibat langsung dalam tugas kemanusiaan, tetapi juga bagi masyarakat pesisir secara umum. Ketua Senkom Jawa Timur, Ir. Ma’un, M.T., yang turut hadir dalam kegiatan ini, menekankan bahwa keterampilan yang diperoleh dari pelatihan dapat digunakan oleh anggota Senkom saat menjalankan tugas bersama TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya dalam situasi darurat. “Ilmu yang diberikan dalam pelatihan ini sangat berguna. Para anggota akan mampu memberi pertolongan yang tepat ketika terjadi musibah, baik di laut maupun perairan lainnya,” ungkapnya.


Selain dihadiri oleh Ketua Senkom Jatim, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari institusi yang berkepentingan dengan keselamatan perairan. Komandan Pos AL Sendang Biru dan Ketua Pantai Selatan Rescue juga turut memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Kerja sama antarinstansi diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi dalam penanggulangan bencana laut di wilayah Malang Raya dan sekitarnya.

Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari para peserta, yang merasa bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin, sehingga semakin banyak orang yang memiliki kemampuan dasar dalam menyelamatkan nyawa di perairan.

Pantai Sendang Biru yang menjadi lokasi pelatihan memiliki keunikan tersendiri sebagai area latihan water rescue. Pantai ini merupakan salah satu kawasan pesisir di Kabupaten Malang yang sering dikunjungi oleh nelayan dan wisatawan. Oleh karena itu, lokasi ini dianggap tepat sebagai tempat pelatihan, mengingat potensi kecelakaan di perairan yang cukup tinggi.

Dengan pelatihan water rescue ini, Senkom Mitra Polri Malang Raya semakin siap menghadapi situasi darurat di perairan. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak dalam upaya penanggulangan bencana laut. Senkom berharap agar pelatihan ini menjadi langkah awal dari program-program serupa di masa mendatang, yang tidak hanya melibatkan anggota Senkom, tetapi juga masyarakat luas.


Kamis, 15 Agustus 2024

Penghormatan dan Kebersihan di Taman Makam Pahlawan Prayuda Nirwana: Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang Ikuti Aksi Bersih-Bersih

            Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79, Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang mengikuti aksi bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan Prayuda Nirwana yang berlokasi di Jl. A. Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang, tepat di sebelah Polres Malang. Aksi yang berlangsung pada Jumat, 9 Agustus 2024 ini diikuti oleh 16 personil Senkom Mitra Polri serta dipimpin langsung oleh Ketua Senkom, Lukman.


Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan, tetapi juga bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan area makam. Taman Makam Pahlawan Prayuda Nirwana merupakan salah satu situs bersejarah yang penting di Kabupaten Malang, dan menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab bersama.

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang, Lukman, menyatakan, “Kami merasa terhormat bisa turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan keindahan Taman Makam Pahlawan ini. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, aksi ini juga merupakan wujud kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar.”

Aksi bersih-bersih ini dimulai sejak pagi hari, di mana para anggota Senkom Mitra Polri sudah berkumpul dengan membawa peralatan kebersihan. Mereka menyapu, memotong rumput, membersihkan daun-daun kering, dan mengecat ulang beberapa bagian yang terlihat kusam. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam menyambut peringatan HUT RI ke-79.

Lukman juga menambahkan, “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama tempat-tempat bersejarah yang memiliki nilai penting bagi bangsa. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai bagian dari rasa syukur kita atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan.”

Taman Makam Pahlawan Prayuda Nirwana adalah tempat peristirahatan terakhir bagi banyak pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan keindahan tempat ini merupakan salah satu cara untuk menghargai jasa-jasa mereka. Aksi bersih-bersih ini juga menjadi ajang refleksi bagi anggota Senkom Mitra Polri dan masyarakat yang terlibat, untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

Melalui kegiatan ini, Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan semangat patriotisme dan cinta tanah air kepada anggotanya dan masyarakat luas. Aksi bersih-bersih ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang terus dilaksanakan, sebagai bagian dari upaya menjaga dan merawat situs-situs bersejarah yang ada di Kabupaten Malang.

Kebersihan dan keindahan Taman Makam Pahlawan Prayuda Nirwana yang terjaga dengan baik akan menjadi simbol penghormatan yang nyata bagi para pahlawan. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, terutama tempat-tempat bersejarah yang menyimpan banyak kenangan dan nilai perjuangan.

Penemuan Jasad Bocah Tenggelam di Sungai Metro, Pakisaji: Upaya Tim Gabungan Berbuah Hasil


Setelah empat hari pencarian intensif, upaya menemukan bocah berusia 3 tahun yang tenggelam di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu (4/8/2024) sekitar pukul 09.36 WIB, jasad AZ berhasil ditemukan oleh tim gabungan dari Aparat Kepolisian Resor Malang dan SAR. Penemuan ini menjadi titik terang dari operasi pencarian yang melibatkan banyak pihak dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Humas Senkom Kabupaten Malang, Deni, mengungkapkan bahwa pencarian melibatkan lebih dari 30 relawan gabungan dari seluruh Malang Raya. Tim tersebut terdiri dari anggota Basarnas, TNI, Polri, PMI, dan BPBD. Mereka bekerja sama tanpa lelah, menyisir setiap jengkal area yang mungkin menjadi lokasi keberadaan AZ. Pada akhirnya, jasad AZ ditemukan tersangkut pada potongan bambu di aliran Sungai Metro, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji.


“Jasad AZ ditemukan di aliran Sungai Metro dan berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan relawan," jelas Deni. AZ dilaporkan tenggelam di saluran irigasi Desa Kebonagung pada Kamis (1/8) sekitar pukul 08.00 WIB. Menurut saksi mata, AZ bermain di sungai bersama dua anak lainnya yang berlokasi tak jauh dari tempat tinggal mereka. Kejadian ini tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Lokasi hilangnya AZ merupakan saluran air dengan kedalaman sekitar 1,5 meter, yang menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat. Struktur dan kondisi geografis area tersebut membuat proses pencarian memerlukan keahlian dan peralatan khusus. Setelah menerima laporan dari warga, Polsek Pakisaji dan tim SAR gabungan segera melakukan penyisiran menyeluruh. Pencarian dilakukan secara intensif menggunakan berbagai metode untuk menyisir seluruh area kemungkinan korban terseret arus.

Ipda Dicka, salah satu petugas yang terlibat dalam pencarian, menyebut, jasad AZ ditemukan dalam posisi miring ke kiri, dengan setengah tubuh di permukaan air, dan masih mengenakan pakaian lengkap. “Setelah evakuasi, keluarga korban mengkonfirmasi identitas jasad tersebut sebagai AZ. Identifikasi diperkuat oleh pakaian yang dikenakan korban, yakni baju berwarna pink dan celana krem,” ujarnya.

Penemuan jasad ini menandai akhir dari proses pencarian yang penuh ketegangan dan harapan. “Jasad dalam kondisi yang memungkinkan untuk dikenali. Keluarga korban langsung mengenali pakaian yang dikenakan oleh AZ dan memilih untuk tidak melakukan autopsi, serta membawa jasad ke rumah duka untuk segera dimakamkan," tambah Ipda Dicka. Keputusan keluarga untuk tidak melakukan autopsi diambil setelah memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan atau hal mencurigakan lainnya pada tubuh AZ.

Operasi pencarian yang dilakukan selama empat hari ini merupakan bukti nyata dari semangat kolaborasi dan kerja keras berbagai pihak. Aparat Kepolisian Resor Malang, Basarnas, TNI, Polri, PMI, BPBD, serta para relawan dari seluruh Malang Raya menunjukkan dedikasi tinggi untuk menemukan AZ. Mereka bekerja siang dan malam, berusaha menembus segala rintangan demi satu tujuan: mengembalikan AZ kepada keluarganya, meskipun dalam kondisi yang menyedihkan.

Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar area berbahaya seperti sungai atau saluran air. Diharapkan, kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang. Upaya preventif seperti pemasangan tanda peringatan dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya bermain di dekat sungai harus terus ditingkatkan.

Kepala Polsek Pakisaji menyatakan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga AZ. "Kami sangat berduka atas kehilangan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses pencarian," tuturnya.

Meskipun AZ telah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, upaya gigih dari seluruh tim pencari patut mendapatkan apresiasi tinggi. Mereka telah menunjukkan bahwa dalam situasi darurat, solidaritas dan kerja sama antar lembaga dan masyarakat bisa menghasilkan sesuatu yang berarti. Penemuan ini mungkin tidak membawa AZ kembali, tetapi setidaknya memberikan kejelasan dan penutup bagi keluarga yang selama ini menanti dengan cemas.





Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang Aktif di Webinar Nasional PBSAR Seri 3 PP Senkom

 


Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang Aktif di Webinar Nasional PBSAR Seri 3: Tingkatkan Keterampilan dan Pengetahuan dalam Penyelamatan dan Bantuan Kesehatan

Pada Minggu, 4 Agustus 2024, Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang berpartisipasi aktif dalam Webinar Penyelamatan dan Bantuan Kesehatan (PBSAR) Tingkat Nasional Seri 3. Diselenggarakan oleh PP Senkom Mitra Polri, webinar ini diisi oleh Mujiono, seorang ahli dari Basarnas. Tujuan utama acara ini adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota dalam bidang penyelamatan dan bantuan kesehatan.

Webinar ini merupakan bagian penting dari rangkaian pelatihan untuk memperkuat kemampuan dalam menangani situasi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa. Dalam sesi ini, anggota Senkom Mitra Polri Sidoarjo mendapatkan pemahaman mendalam mengenai teknik-teknik dasar penyelamatan, seperti Basic Life Support (BLS) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Materi yang disampaikan mencakup prosedur pertolongan pertama pada kondisi darurat, penanganan sumbatan jalan napas, cara membuka jalan napas yang benar, serta teknik CPR yang efektif.

Dalam situasi darurat, kecepatan dan ketepatan tindakan menjadi kunci utama. Oleh karena itu, anggota Senkom Mitra Polri dilatih untuk menguasai algoritma CPR, teknik Head-tilt Chin lift, dan Jaw Thrust untuk membuka jalan napas, serta teknik bantuan pernapasan yang tepat. Pengetahuan tentang tanda-tanda klinis dan biologis kematian juga menjadi bagian penting dari pelatihan, guna memastikan anggota dapat mengambil tindakan yang tepat dalam kondisi kritis.

Pelatihan ini menekankan pentingnya menghindari kesalahan dalam pelaksanaan RJP, seperti memastikan posisi korban pada bidang datar dan keras, serta menjaga rasio kompresi dan ventilasi yang benar. Mujiono, ahli medis dari Basarnas yang menjadi pembicara dalam webinar, menyatakan, "Meskipun ada risiko efek samping, mengikuti prosedur yang tepat dalam RJP sangat penting untuk menyelamatkan nyawa.




Webinar PBSAR Tingkat Nasional Seri 3 ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kompetensi, tetapi juga sarana untuk membangun jaringan dan kerjasama yang lebih erat dalam upaya penanggulangan bencana dan penyelamatan jiwa. Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang berharap melalui partisipasi aktif dalam kegiatan seperti ini, mereka dapat semakin memperkuat peran dan kontribusinya dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Melalui webinar ini, kami berharap anggota Senkom Mitra Polri dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat langsung diterapkan di lapangan untuk membantu masyarakat," ujar Deni, Humas Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk membangun solidaritas dan kerjasama antar anggota dari berbagai daerah. Dengan adanya interaksi dan diskusi yang intensif selama webinar, diharapkan terjalin hubungan yang lebih kuat antar anggota Senkom Mitra Polri di seluruh Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan koordinasi yang baik dan efisien saat terjadi bencana atau situasi darurat lainnya.

Partisipasi dalam webinar ini menunjukkan komitmen Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang untuk terus belajar dan berkembang demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mereka berupaya keras untuk menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana dan penyelamatan jiwa, dengan terus meningkatkan kompetensi dan kesiapan anggotanya.

"Bersama, kita dapat membuat perbedaan nyata dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat," pungkas Deni. Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang yakin bahwa dengan keterampilan dan pengetahuan yang terus ditingkatkan, mereka akan semakin mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya penanggulangan bencana dan penyelamatan jiwa.

Sabtu, 06 Juli 2024

Wakil Ketua Senkom Kab Malang Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-78


Malang, 1 Juli 2024 – Wakil Ketua Senkom Kabupaten Malang, Santosa, S.H., menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-78 yang dilaksanakan di halaman Mapolres Malang. Upacara ini berlangsung pada Senin, 1 Juli 2024, dengan tema "Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045."

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan pentingnya transformasi adaptif dalam meningkatkan pelayanan masyarakat. Dalam pidatonya, Kapolres menekankan bahwa Polri harus mampu menghadapi tuntutan tugas dan harapan masyarakat dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi.



"Transformasi Adaptif Meningkatkan Pelayanan Masyarakat adalah kunci dalam menghadapi tuntutan tugas dan harapan masyarakat," ujar Kapolres Malang. Beliau juga menekankan bahwa Hari Bhayangkara ke-78 ini merupakan momentum penting bagi Polri untuk terus mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, guna mencapai visi Indonesia Emas 2045.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Malang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada Polres Malang. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang, TNI, Senkom, dan seluruh stakeholder atas dukungan dan doa kepada Polres Malang," ungkapnya.

Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam upacara ini menunjukkan sinergi dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Malang.


Selain menghadiri upacara di tingkat Polres, pengurus Senkom Kabupaten Malang juga berpartisipasi dalam upacara HUT Bhayangkara ke-78 yang dilaksanakan di berbagai Polsek di wilayah hukum Polres Malang. Berikut adalah daftar Polsek yang mengadakan upacara HUT Bhayangkara ke-78:

  1. Polsek Pakisaji
  2. Polsek Sumberpucung
  3. Polsek Kepanjen
  4. Polsek Kromengan
  5. Polsek Turen
  6. Polsek Pagelaran
  7. Polsek Bantur
  8. Polsek Ampelgading
  9. Polsek Gondanglegi
  10. Polsek Singosari
  11. Polsek Karangploso
  12. Polsek Dau
  13. Polsek Pakis
  14. Polsek Jabung
  15. Polsek Lawang
  16. Polsek Donomulyo
  17. Polsek Bululawang
  18. Polsek Wonosari

Semoga semangat pengabdian dan dedikasi Polri semakin memperkokoh keamanan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Indonesia. Terima kasih atas pengorbanan dan pelayanan yang tak kenal lelah. Semoga Polri selalu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan yang terpercaya bagi negara dan bangsa. Maju terus Polri Republik Indonesia, amiin ya robbal alamin. //(humas Senkom)


Kamis, 27 Juni 2024

Polres Malang adakan kegiatan Jum'at Curhat di Pakisaji

Rabu, 26 Juni 2024

Ketua Senkom Pakis hadiri FGD (focuss group Discussion)

Pada hari Senin, tanggal 25 Juni 2024, Senkom Mitra Polri Kecamatan Pakis menghadiri undangan Kecamatan Pakis dalam rangka Focus Group Discussion (FGD) yang bertema "Sinergitas Organisasi Kemasyarakatan dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah". Acara ini diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Pakis.

Hadir dalam kesempatan tersebut adalah Forkopimcam, Polsek, Koramil 08/25, Kepala Desa se-Kecamatan Pakis, Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), serta pemateri dari Bakesbangpol dan anggota dewan dari Komisi 1, Komisi 3, dan Komisi 4. Mewakili salah satu organisasi masyarakat, Senkom Mitra Polri Kecamatan Pakis hadir dengan tiga perwakilan, yaitu Ketua Suripto yang didampingi oleh Sekretaris dan Bendahara.

Acara FGD ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara berbagai elemen masyarakat dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kecamatan Pakis. Diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi dan strategi yang efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan keamanan dan ketertiban yang dihadapi masyarakat.

Para peserta FGD sangat antusias dalam mengikuti diskusi. Mereka berbagi pengalaman dan memberikan masukan yang konstruktif mengenai cara-cara untuk memperkuat kerjasama antar organisasi kemasyarakatan dan aparat keamanan. Beberapa topik yang dibahas antara lain pentingnya komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan, serta peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Ketua Senkom Mitra Polri Kecamatan Pakis, Suripto, menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini. Menurutnya, FGD seperti ini sangat penting untuk membangun kebersamaan dan kesepahaman antara masyarakat dan aparat keamanan. Ia berharap, hasil dari diskusi ini dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Pakis.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar peserta. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk memperkuat sinergitas dan kerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Senin, 10 Juni 2024

FKDM Kabupaten Malang Adakan Sarasehan Tokoh Agama dan Masyarakat

Kabupaten Malang, 8 Juni 2024 - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Malang menggelar acara Sarasehan Tokoh Agama dengan tema "Mewujudkan Moderasi dan Kerukunan Antar Umat Beragama" pada Sabtu, 8 Juni 2024 bertempat di gedung PGRI Kabupaten Malang di Pakisaji. Acara ini menghadirkan Hikmah Bafaqih sebagai pemateri utama, anggota Dewan Provinsi Jawa Timur sekaligus pengurus FKDM Jawa Timur.


Sarasehan ini juga dihadiri oleh enam pengurus Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang, serta berbagai tokoh agama dan masyarakat. Dalam pemaparannya, Hikmah Bafaqih menyindir keberadaan FKDM yang kurang aktif dalam menjalankan kegiatan, sebuah kebiasaan yang menurutnya sering terjadi di Indonesia.


"SK banyak dibentuk tapi tidak ada tindak lanjut," ujarnya. Hikmah menantang FKDM, yang merupakan bidang di bawah Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), untuk lebih aktif dengan mengadakan kegiatan di tiap kecamatan.

Hikmah menekankan pentingnya menghindari "damai semu" dalam upaya menjaga kerukunan. "Dalam konsep perdamaian, ada konsep damai semu, seperti gunung berapi yang kelihatan indah tetapi di dalamnya ada lava yang bisa meletus sewaktu-waktu," jelasnya. Ia menegaskan bahwa tugas utama FKDM adalah mewaspadai gejolak yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat.

Acara ini juga dihadiri oleh Kasubsi Intel Kejaksaan, Jaksa Bima, yang menjelaskan tentang posisi Kejaksaan dalam PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Masyarakat).

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Malang, Kasiyanto, memaparkan tentang moderasi beragama di Kabupaten Malang yang sudah dikenal secara nasional. "Kabupaten Malang menjadi rujukan nasional karena kita punya desa moderasi beragama, yaitu Dusun Bajul Mati di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, yang nomor satu di Indonesia. Di sana ada gereja, masjid, dan pura yang berdiri berdekatan. Kita menjadi contoh untuk moderasi beragama secara nasional,

Acara sarasehan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan moderasi beragama di Kabupaten Malang.

Minggu, 09 Juni 2024

Ketua Senkom Kabupaten Malang Hadiri Tour De Panderman Polda Jatim