Senin, 16 Maret 2026

Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Ratusan Personel Senkom Disiagakan Amankan Mudik Lebaran di Malang



Tolong modif artikel berita di bawah ini buat semenarik mungkin untuk di baca " Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran mulai dipersiapkan secara matang. Operasi Ketupat Semeru 2026 resmi diawali dengan apel gelar pasukan yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Muhammad Taat Resdi dan diikuti oleh jajaran Kepolisian Resor Malang, unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Malang, serta berbagai elemen relawan termasuk Senkom Mitra Polri Kabupaten MalangOperasi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, untuk memastikan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar. Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan apel gelar pasukan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana sebelum operasi pengamanan dimulai. “Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” ujar AKBP Taat. Dalam operasi tersebut, Polres Malang mengerahkan sekitar 225 personel yang akan melaksanakan berbagai kegiatan pengamanan, mulai dari patroli, pengaturan lalu lintas, penegakan hukum hingga pelayanan kepada masyarakat. Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti tempat ibadah, jalur mudik dan balik, pusat perbelanjaan, objek wisata, permukiman warga, terminal, stasiun, SPBU, hingga perbankan dan titik rawan kemacetan maupun kriminalitas. Selain itu, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi perhatian utama, terutama meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim mudik serta potensi kejahatan seperti pencurian rumah kosong yang ditinggalkan pemudik. “Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” tegasnya. Dalam apel tersebut, keberadaan Senkom Kabupaten Malang juga tampak bagian dari relawan yang dilibatkan dalam mendukung pengamanan. Ketua Senkom Kabupaten Malang, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan aparat keamanan dalam membantu kelancaran Operasi Ketupat Semeru 2026. Menurut Lukman Hakim, keikutsertaan Senkom merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung tugas kepolisian serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran. “Senkom Kabupaten Malang siap membantu pengamanan dan memberikan dukungan komunikasi serta informasi di lapangan agar pelaksanaan mudik berjalan aman dan lancar,” ujarnya. Kapolres Malang juga menekankan pentingnya sinergitas seluruh pihak dalam menyukseskan operasi pengamanan Lebaran. “Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia,” pungkasnya"

Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Mudik Lebaran di Malang

Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 mulai dipersiapkan secara serius oleh jajaran aparat keamanan di Kabupaten Malang. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Pendopo Kabupaten Malang pada Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, dan diikuti oleh jajaran Polres Malang, unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Malang, serta berbagai elemen relawan, termasuk Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang.

Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian arus mudik, perayaan, hingga arus balik Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh personel dan perlengkapan telah siap sebelum operasi dimulai.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” ujar AKBP Taat.

Dalam operasi ini, Polres Malang mengerahkan sekitar 225 personel yang akan bertugas melakukan berbagai kegiatan pengamanan. Mulai dari patroli, pengaturan lalu lintas, penegakan hukum, hingga pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis, di antaranya tempat ibadah, jalur mudik dan balik, pusat perbelanjaan, objek wisata, permukiman warga, terminal, stasiun, SPBU, perbankan, serta titik-titik yang rawan kemacetan dan kriminalitas.

Selain kelancaran lalu lintas, aparat juga mewaspadai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang biasanya meningkat saat musim mudik. Salah satunya adalah pencurian rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya untuk pulang kampung.

“Dengan kesiapan ini diharapkan pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Dalam kegiatan apel tersebut, kehadiran Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang juga menjadi bagian dari relawan yang turut dilibatkan dalam mendukung pengamanan. Ketua Senkom Kabupaten Malang, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan aparat keamanan demi kelancaran Operasi Ketupat Semeru 2026.

Menurutnya, keterlibatan Senkom merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung tugas kepolisian serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.

“Senkom Kabupaten Malang siap membantu pengamanan serta memberikan dukungan komunikasi dan informasi di lapangan agar pelaksanaan mudik berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Kapolres Malang juga menekankan bahwa keberhasilan pengamanan mudik Lebaran tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia,” pungkasnya.